Mengkendek, Humas IAKN Toraja ---- Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Toraja kembali melaksanakan Ibadah Akhir Pekan yang berlangsung dengan penuh khidmat di Lobby Lantai 1 Gedung Rektorat, Kamis (23/4/2026). Kegiatan ini diikuti oleh sivitas akademika sebagai bagian dari pembinaan iman dan penguatan spiritual di lingkungan kampus.
Ibadah dipimpin oleh Tri Oktavia Hartati Silaban, Ph.D. selaku Pelayan Firman yang menyampaikan renungan berdasarkan 1 Petrus 1:17-23 dengan tema “Hidup Dalam Ketaatan.”
Dalam khotbahnya, Tri Oktavia Hartati Silaban menjelaskan bahwa dalam kehidupan bermasyarakat terdapat berbagai norma yang mengatur kehidupan manusia, seperti norma adat, norma sosial, norma asusila, dan norma agama. Menurutnya, norma-norma tersebut hadir untuk menciptakan keamanan, ketertiban, dan kenyamanan dalam kehidupan bersama. “Sering kali manusia ingin hidup bebas tanpa aturan dan merasa apa yang menurut dirinya baik pasti baik juga bagi orang lain. Padahal sebagai orang percaya, kita dipanggil untuk hidup dalam ketaatan kepada Allah,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa sebagai orang Kristen, setiap pribadi yang telah hidup di dalam Kristus memiliki identitas baru sebagai orang-orang yang telah ditebus oleh darah Kristus. Identitas tersebut seharusnya tercermin dalam kehidupan yang taat kepada kehendak Tuhan.
Dalam renungannya, ia menyampaikan tiga alasan utama mengapa orang percaya harus hidup taat kepada Allah. Pertama, karena Allah adalah Allah yang hidup dan hadir dalam kehidupan umat-Nya. Kedekatan dan relasi yang intim dengan Allah akan memampukan seseorang untuk menjalankan perintah-Nya dengan sukacita.
Kedua, ketaatan merupakan bentuk respons syukur atas keselamatan yang telah diberikan Allah melalui pengorbanan Yesus Kristus. “Kita telah ditebus bukan dengan perak atau emas, tetapi dengan darah Kristus. Karena itu hidup taat menjadi wujud syukur kita kepada Tuhan,” jelasnya.
Ketiga, ketaatan diwujudkan melalui kasih yang tulus kepada Tuhan dan sesama. Ia mengutip Matius 22:37-39 tentang perintah utama untuk mengasihi Tuhan dengan segenap hati dan mengasihi sesama seperti diri sendiri. Lebih lanjut, ia juga mengingatkan bahwa kasih yang diajarkan Kristus bahkan melampaui batas dengan mengasihi musuh, sebagaimana diajarkan Yesus dalam khotbah di bukit.
Menutup renungannya, Tri Oktavia Hartati Silaban mengajak seluruh sivitas akademika IAKN Toraja untuk menjadikan ketaatan sebagai identitas hidup orang percaya yang nyata dalam relasi dengan Tuhan maupun sesama.
Melalui pelaksanaan ibadah rutin ini, IAKN Toraja terus berkomitmen membangun lingkungan kampus yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga bertumbuh dalam nilai-nilai iman, karakter, dan spiritualitas Kristen.
Dokumentasi : Rusdin
Narasi : AR.