Loading...
Jl. Poros Makale Makassar No.Km. 11, Kec. Mengkendek, Kab. Tana Toraja, Sulawesi Selatan 91871

DETAIL BERITA

gambar detail berita

Rektor IAKN Toraja Sumbang Pemikiran dalam Buku Diplomasi Agama Nasaruddin Umar Diluncurkan Yaitu ”Dialog Lintas Iman Harus Menjadi Bahasa Bersama untuk Membangun Masa Depan Dunia yang Lebih Harmonis"

IAKN TORAJA
2026-07-14

Bagikan berita

Jakarta (Humas IAKN Toraja) — Gagasan Indonesia mengenai perdamaian dunia kembali memperoleh ruang di panggung internasional melalui peluncuran buku Diplomasi Agama: Jalan Damai Nasaruddin Umar. Buku tersebut diluncurkan secara resmi dalam rangkaian Rukun Festival 2026 yang diselenggarakan pada Minggu, 12 Juli 2026, pukul 18.00 WIB, bertempat di Telkom Landmark Tower, Kuningan Barat, Jakarta.

​Rektor Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Toraja, Prof. Dr. Agustinus, M.Th., turut hadir langsung dalam kegiatan strategis tersebut. Ia menjadi salah satu akademisi dan intelektual non-Muslim yang berkontribusi aktif dalam penulisan buku kolaboratif ini. Buku tersebut merekam pemikiran, kiprah, serta diplomasi kemanusiaan yang dijalankan oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A.

​Prof. Dr. Agustinus, M.Th, memberikan sumbangsih pemikiran yang kuat mengenai pentingnya merajut kebersamaan di tengah keberagaman global. Dalam pandangannya, ia menegaskan bahwa sekat-sekat perbedaan keyakinan tidak boleh menjadi penghalang untuk menciptakan kedamaian.

​"Dialog lintas iman harus menjadi bahasa bersama untuk membangun masa depan dunia yang lebih harmonis," tegas Rektor IAKN Toraja tersebut.

​Menurutnya, dialog antarumat beragama tidak boleh lagi sekadar menjadi agenda formalitas, melainkan harus bertransformasi menjadi sikap hidup dan cara berkomunikasi sehari-hari antarperadaban demi mewujudkan tatanan dunia yang inklusif dan adil.

​Peluncuran buku ini menjadi salah satu agenda utama Rukun Festival 2026 yang mengusung semangat penguatan kerukunan, dialog lintas agama, dan diplomasi kemanusiaan sebagai kontribusi nyata Indonesia terhadap perdamaian global. Buku ini merupakan karya kolaboratif para rektor, guru besar, akademisi, dan intelektual Indonesia dari berbagai perguruan tinggi serta latar belakang disiplin keilmuan yang berbeda.

​Selain Prof. Dr. Agustinus (IAKN Toraja), sejumlah rektor dan guru besar lain juga turut menorehkan pemikirannya, di antaranya Prof. H. Wan Jamaluddin Z. (Rektor UIN Raden Intan Lampung) yang mengangkat tema spiritualitas tanpa sekat, Prof. Dr. H. Masnun Tahir (Rektor UIN Mataram), Prof. Dr. Mujiburrahman, Prof. Dr. Rosihon Anwar, Prof. Dr. Idi Warsah, serta para akademisi terkemuka lainnya.

​Melalui gagasan-gagasan yang terangkum di dalamnya—mulai dari humanisme religius, spiritualitas melampaui sekat agama, hingga konsep Kurikulum Cinta Kemanusiaan—buku ini menawarkan paradigma baru bahwa agama dapat menjadi bahasa universal bagi perdamaian dunia.

​Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., dalam sambutannya di buku tersebut menyampaikan apresiasi mendalam atas kolaborasi para akademisi ini. Ia menekankan bahwa saat ini dunia sangat membutuhkan diplomasi yang menyentuh ranah substansial.

​“Perdamaian yang sejati tidak lahir hanya dari kesepakatan formal, tetapi juga dari kesadaran moral bahwa setiap manusia adalah ciptaan Tuhan yang memiliki martabat dan hak yang sama untuk hidup secara damai,” ungkap Menag.

​Dengan terlaksananya peluncuran buku ini, posisi Indonesia semakin dipertegas sebagai salah satu pusat pengembangan diplomasi agama (religious diplomacy) di tingkat global. Kehadiran tokoh-tokoh pendidikan seperti Rektor IAKN Toraja membuktikan bahwa dari Indonesia, pesan damai dan harmoni lintas iman dapat disuarakan dengan lantang ke seluruh penjuru dunia.

 

 

 

 

Humas IAKN Toraja
Editor  : Rusdin