Loading...
Jl. Poros Makale Makassar No.Km. 11, Kec. Mengkendek, Kab. Tana Toraja, Sulawesi Selatan 91871

DETAIL BERITA

gambar detail berita

Ibadah Akhir Pekan IAKN Toraja Tekankan Iman sebagai Senjata Menghadapi Tantangan Hidup

IAKN TORAJA
2026-01-22

Mengkendek, Humas IAKN Toraja ----  IAKN Toraja melaksanakan ibadah akhir pekan pada Kamis, 22 Januari 2026, sebagai bagian dari pembinaan spiritual civitas akademika. Ibadah ini berlangsung dengan khidmat dan diikuti oleh pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa/siswa di Lobby Lantai 1 Gedung Rektorat.

Ibadah ini dipimpin oleh Andarias Tandi Sitammu, M.Th., sebagai Pelayan Firman. Dalam khotbahnya, beliau menekankan bahwa iman merupakan senjata utama dalam menghadapi berbagai tantangan hidup yang dalam konteks rohani digambarkan sebagai serangan iblis. Mengacu pada 1 Petrus 5:1–11, jemaat diingatkan untuk senantiasa waspada secara spiritual karena iblis selalu mencari celah untuk menjatuhkan manusia.

Lebih lanjut disampaikan bahwa manusia seringkali mengandalkan kekuatan duniawi, seperti senjata fisik, kekuatan ekonomi, maupun kekuasaan politik, dalam menghadapi persoalan. Namun, bagi seorang pemimpin spiritual, iman justru menjadi senjata yang paling utama, meskipun kerap dianggap tidak rasional menurut logika manusia.

Pelayan Firman juga merefleksikan pengalaman kepemimpinan yang menekankan bahwa otoritas dan jabatan memang memberi kuasa untuk memaksa atau menghukum, namun iman moralitas serta integritas jauh lebih efektif dalam membangun dan melindungi komunitas. Pemimpin sejati menggunakan keteladanan dan ketulusan, bukan pemaksaan. “Sebagai dekan dan pejabat kampus, saya diingatkan bahwa jabatan dan otoritas memang memberikan kuasa besar untuk memerintah. Kendati demikian, penggunaan iman, moralitas dan integritas jauh lebih efektif dibandingkan mengandalkan kekuasaan formal semata,” tutur Andarias.

Ibadah ini turut menyoroti pentingnya karakter pemimpin dalam lingkungan institusi pendidikan keagamaan. Pemimpin dipanggil untuk menggunakan keteladanan dan ketulusan dalam melayani, bukan pemaksaan. Pemimpin sejati adalah mereka yang menjadi teladan moral, sebab tanpa keteladanan, seorang pemimpin akan kehilangan kredibilitasnya.

Dalam konteks dunia akademik, ditekankan pula pentingnya integritas dan kejujuran, serta perlunya melawan segala bentuk manipulasi dan perilaku tidak benar. Seluruh civitas akademika diajak untuk menggunakan “senjata iman” dalam menjaga nilai-nilai kebenaran dan etika dalam setiap aspek kehidupan dan pelayanan.

Melalui ibadah akhir pekan ini, IAKN Toraja berharap nilai-nilai iman, integritas, dan kepemimpinan yang berkarakter semakin tertanam dalam diri seluruh civitas akademika.

 

 

 

 

 

Dokumentasi : Rusdin
Narasi : AR.