Loading...
Jl. Poros Makale Makassar No.Km. 11, Kec. Mengkendek, Kab. Tana Toraja, Sulawesi Selatan 91871

DETAIL BERITA

gambar detail berita

IAKN Toraja Gelar Ramah Tamah Purna Bhakti Estuningsih sebagai Bentuk Kebersamaan dan Kenang Dedikasi Serta Jejak Pengabdiannya

IAKN TORAJA
2026-08-11

Bagikan berita

Mengkendek, Humas IAKN Toraja — Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Toraja menggelar acara Ramah Tamah ASN Purna Bhakti di Lingkungan IAKN Toraja bagi Ibu Estuningsih, S.H., M.M., Selasa (11/8/2026). Kegiatan berlangsung di Lobby Lantai 1 Gedung Rektorat IAKN Toraja dan dihadiri Rektor, jajaran pimpinan, tenaga pendidik dan tenaga kependidikan, serta keluarga beliau. Ibu Estuningsih, S.H., M.M. sebelumnya menjabat sebagai Kepala Biro Administrasi Umum, Akademik, dan Kemahasiswaan (AUAK) IAKN Toraja periode 8 Oktober 2021 hingga 31 Maret 2026.

Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Ramah tamah menjadi ruang untuk mengenang perjalanan pengabdian, kebersamaan, serta kontribusi Estuningsih selama menjalankan tugas di lingkungan IAKN Toraja.

Dalam sambutannya, Rektor IAKN Toraja Prof. Dr. Agustinus, M.Th., menyampaikan terima kasih atas kerja keras, dedikasi, serta pengorbanan beliau selama mengabdi di lembaga. Menurut Rektor, salah satu hal yang menonjol dari sosok Ibu Estuningsih adalah kemampuannya membangun etos kerja, kedisiplinan, serta relasi yang kuat dengan berbagai pihak. Rektor menilai pengalaman dan jejaring yang telah dibangun Estuningsih menjadi bagian penting dalam mendukung perjalanan kelembagaan IAKN Toraja. “Kami sangat berterima kasih untuk mentalitas kerja yang Ibu ciptakan. Orang-orang yang Ibu bimbing secara langsung menjadi orang-orang yang kami andalkan sampai hari ini,” ungkap Rektor.

Rektor juga menekankan pentingnya regenerasi dan keberlanjutan kepemimpinan di lingkungan IAKN Toraja. Ia berharap lahir generasi baru yang mampu meneruskan semangat kerja, profesionalisme, serta membangun relasi kelembagaan yang kuat.

Selain itu, Rektor mengungkapkan pentingnya mendokumentasikan sejarah dan rekam jejak para tokoh yang telah berkontribusi dalam perjalanan IAKN Toraja. Menurutnya, dokumentasi tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga memori kelembagaan agar karya dan pengabdian para pemimpin tetap tercatat dan dapat menjadi pembelajaran bagi generasi mendatang. “Kita menciptakan ruang-ruang kerja yang dikenang sepanjang waktu. Karena itu, sejarah tokoh-tokoh IAKN Toraja perlu ditulis agar kita tidak kehilangan cerita tentang lembaga ini,” katanya.

Sementara itu, dalam kesan dan pesannya, Ibu Estuningsih menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh keluarga besar IAKN Toraja atas segala kekurangan selama menjalankan tugas. Ia juga mengungkapkan rasa syukur atas kebersamaan dan berbagai pengalaman yang telah dilalui selama masa pengabdiannya. Beliau mengajak seluruh civitas akademika untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan bersama-sama mendorong kemajuan IAKN Toraja. Ia secara khusus mendorong para dosen untuk terus meningkatkan kualifikasi akademik hingga mencapai jenjang profesor.

Ia juga menyampaikan harapan agar IAKN Toraja terus berkembang dan suatu saat dapat bertransformasi menjadi universitas yang semakin berkualitas serta mampu memberikan pelayanan pendidikan bagi masyarakat secara lebih luas. “Saya hanya berharap Tuhan yang akan membalas budi baik Bapak dan Ibu semuanya. Mari kita terus jalin silaturahmi dan bersama-sama meningkatkan kemajuan IAKN Toraja,” tutur Estuningsih.

Acara ramah tamah ditutup dengan suasana penuh keakraban dan kebersamaan. Momentum tersebut menjadi bagian dari perjalanan IAKN Toraja dalam menjaga hubungan kekeluargaan sekaligus menghargai setiap proses pengabdian yang telah menjadi bagian dari sejarah perkembangan lembaga.

 

 

 

 

 

 

 

Dokumentasi : Anugerah & Rusdin
Narasi : AR.