Mengkendek, Humas IAKN Toraja – Sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola mutu dan meningkatkan kesiapan institusi menghadapi proses akreditasi, Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Toraja menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Sosialisasi Instrumen Akreditasi Terbaru Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Pascasarjana. Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Rektor IAKN Toraja, Prof. Dr. Agustinus, M.Th.
FGD ini menjadi forum strategis bagi pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa serta seluruh unsur yang terlibat dalam penjaminan mutu untuk memahami secara komprehensif instrumen akreditasi terbaru yang diterapkan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan memiliki pemahaman yang sama mengenai indikator penilaian, strategi pemenuhan standar mutu, serta langkah-langkah implementasi yang diperlukan dalam mendukung peningkatan kualitas institusi maupun program studi.
Dalam sambutannya, Rektor IAKN Toraja menegaskan bahwa akreditasi bukan sekadar pemenuhan syarat administratif, melainkan cerminan kualitas dan budaya mutu kampus. Oleh karena itu, pemahaman yang komprehensif terhadap instrumen baru sangat krusial untuk mendorong IAKN Toraja meraih predikat akreditasi yang unggul dimasa depan.
Kegiatan menghadirkan narasumber yang memiliki kompetensi dan pengalaman di bidang akreditasi perguruan tinggi, yakni Prof. Tjokorde Walmiki Samadhi, S.T., M.T., Ph.D., Ahmad Nur Rohman, S.Si., M.Si., dan Dr. I Made Suardana, M.Th., yang membahas berbagai aspek penting terkait implementasi instrumen akreditasi terbaru, mulai dari kebijakan, tata kelola, hingga strategi penyusunan dokumen pendukung yang sesuai dengan standar BAN-PT.
Pelaksanaan FGD ini merupakan wujud komitmen IAKN Toraja dalam membangun budaya mutu yang berkelanjutan. Selain meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat sinergi antarunit kerja dalam mempersiapkan data, dokumen, serta berbagai eviden yang menjadi indikator penilaian akreditasi.
Dengan adanya kegiatan ini, seluruh program studi di lingkungan IAKN Toraja didorong untuk mulai melakukan pemetaan data dan mempersiapkan dokumen sesuai standar baru. Kehadiran pakar dari BAN-PT diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan teknis yang selama ini dihadapi oleh tim akreditasi di tingkat fakultas maupun institut.
Melalui sosialisasi ini, IAKN Toraja terus menegaskan komitmennya untuk menghadirkan tata kelola perguruan tinggi yang berkualitas, akuntabel, dan adaptif terhadap perkembangan kebijakan nasional di bidang pendidikan tinggi. Penguatan pemahaman terhadap instrumen akreditasi terbaru menjadi salah satu langkah strategis dalam mewujudkan visi IAKN Toraja sebagai perguruan tinggi yang unggul, berdaya saing, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Dokumentasi & Narasi : LPM & Rusdin
Editor : AR.